Kecukupan Protein Hewani

Kecukupan Protein Hewani merujuk pada proporsi sumber protein yang berasal dari daging, ikan, telur, atau susu dalam menu Program Makan Bergizi Gratis. Badan Gizi Nasional memberikan penekanan khusus pada komponen ini karena protein hewani mengandung asam amino esensial yang lebih lengkap dan lebih mudah diserap tubuh dibandingkan protein nabati, yang sangat krusial untuk mencegah stunting dan mendukung pertumbuhan otak anak.

Dalam penyusunan menu oleh SPPG, biaya protein hewani biasanya merupakan komponen biaya terbesar (cost driver). Praktisi lapangan harus memastikan bahwa teknik memasak tidak menyebabkan kerusakan protein secara berlebihan. Konsultan gizi menyarankan variasi sumber protein hewani untuk menghindari kejenuhan siswa dan mendukung keberagaman pangan lokal, seperti pemanfaatan ikan lokal di daerah pesisir atau telur di daerah agraris. Pengawasan di lapangan mencakup verifikasi berat bersih porsi protein (gram per sajian) untuk memastikan setiap penerima manfaat mendapatkan asupan sesuai standar nutrisi yang dijanjikan pemerintah dalam kontrak pelayanan.