Tagging Sistem (Green/Red Tag) K3

Tagging Sistem adalah metode visual menggunakan label berwarna untuk menunjukkan status kelaikan suatu alat berat secara instan kepada seluruh personil di lapangan. Tag Hijau (Green Tag) berarti unit layak beroperasi, sedangkan Tag Merah (Red Tag) berarti unit dalam kondisi rusak atau berbahaya dan dilarang digunakan (Out of Service). Implementasi tagging merupakan bagian dari sistem komunikasi bahaya dalam SMK3 guna mencegah penggunaan alat yang sedang menunggu perbaikan atau riksa uji berkala.

Praktisi HSE lapangan wajib memastikan setiap alat berat yang masuk ke lokasi proyek telah mendapatkan inspeksi awal dan dipasangi tag yang sesuai di kabin operator. Penggunaan alat dengan tag merah adalah pelanggaran keselamatan fatal yang dapat berujung pada sanksi penghentian kerja paksa bagi subkontraktor. Konsultan menyarankan agar tagging ini terintegrasi dengan sistem gembok (LOTO) pada sakelar utama mesin. Tagging yang disiplin sangat efektif mengurangi angka kecelakaan akibat kegagalan teknis, karena setiap pekerja dapat langsung mengenali apakah sebuah unit aman untuk didekati atau dioperasikan pada hari tersebut.