Permit to Work (PTW) adalah sistem otorisasi formal yang memastikan pekerjaan berisiko tinggi sudah melalui assessment, planning, dan kontrol yang adequate sebelum dimulai.
Jenis Permit yang Relevan untuk Operator:
1. Hot Work Permit
- Untuk pekerjaan yang menghasilkan panas/api (welding, cutting, grinding)
- Relevan jika operator assist maintenance/repair
2. Confined Space Permit
- Masuk ruang terbatas (tank, pit, tunnel)
- Kadang excavator operator perlu masuk untuk inspection
3. Working at Height Permit
- Untuk crane operator yang access cabin >2 meter
- Tower crane erection/dismantling
4. Excavation Permit
- Penggalian >1.5 meter atau dekat utility
- Mandatory untuk excavator/bulldozer operation
5. Heavy Lifting Permit
- Crane lifting >5 ton atau critical lift
- Memerlukan lifting plan dan engineering calculation
Informasi dalam PTW:
- Scope of work detail
- Hazard identification & risk assessment
- Control measures & safety equipment required
- Emergency response plan
- Authorized personnel
- Validity period
Operator Responsibility:
- Tidak boleh mulai work tanpa valid permit
- Comply dengan semua kondisi di permit
- Stop work jika permit expired atau kondisi berubah
- Sign permit sebagai acknowledgment
Operasi tanpa PTW = serious violation yang bisa result in termination!
Butuh Bantuan Lebih Lanjut?
Tim ahli kami siap membantu Anda memahami lebih detail tentang Apa itu Permit to Work dan kapan diperlukan untuk operasi alat berat?. Konsultasikan kebutuhan SIO atau SIA perusahaan Anda secara gratis.
Butuh Bantuan Profesional?
Dapatkan pendampingan profesional dalam pengurusan Surat Ijin Alat (SIA), Surat Ijin Operatiro(SIO) dan Sertifikasi K3. Proses cepat, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku.
Novitasari
Nafa Dwi Arini
Informasi Penting
Jawaban ini telah diverifikasi oleh tim ahli sertifikasi SIO dan SIA yang berpengalaman. Informasi dapat berubah sesuai dengan regulasi terbaru dari KEMNAKER RI. Untuk informasi terkini, hubungi tim kami atau kunjungi website resmi KEMNAKER.