Novitasari
1 day agoLangkah-langkah persiapan ISO 45001
ISO 45001 adalah sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja. Standar ini akan menggantikan standar OHSAS 18001. Tentunya akan lebih mudah dalam persiapan jika organisasi sudah pernah mendapatkan sertifikat OHSAS 18001.
Untuk mendapatkan sertifikat ISO 45001 membutuhkan perjalanan yang tidak mudah dan adanya upaya dari organisasi. Berikut langkah-langkah yang harus dipersiapkan untuk sertifikasi ISO 45001 :
Langkah 1: Komitmen Manajemen Puncak
Manajemen puncak harus menunjukkan komitmen dan tekad untuk menerapkan sistem manajemen kesehatan & keselamatan kerja (ISO 45001) di organisasi. Tanpa komitmen manajemen puncak, tidak ada inisiatif kesehatan & keselamatan kerja yang dapat berhasil. Manajemen puncak harus diyakinkan bahwa sertifikasi akan memungkinkan organisasi untuk menunjukkan kepada pelanggannya komitmen yang nyata terhadap kesehatan & keselamatan kerja. Harus disadari bahwa sistem manajemen kesehatan & keselamatan kerja akan memberikan kerangka kerja untuk meningkatkan keselamatan, mengurangi risiko di tempat kerja dan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan di tempat kerja, serta memungkinkan organisasi untuk secara proaktif meningkatkan kinerja K3.
Manajemen puncak harus memberikan bukti komitmennya untuk pengembangan dan implementasi sistem manajemen kesehatan & keselamatan kerja dan terus meningkatkan efektivitasnya dengan:
- Bertanggungjawab secara penuh terhadap SMK3
- Menentukan kebijakan kesehatan & keselamatan kerja organisasi dan memberitahukan hal ini kepada setiap karyawan
- Memastikan ketersediaan sumber daya yang diperlukan untuk pengembangan dan penerapan sistem manajemen kesehatan & keselamatan kerja,
- Mengkomunikasikan kepada organisasi pentingnya memenuhi pelanggan serta persyaratan hukum dan peraturan,
- Memastikan bahwa sasaran kesehatan & keselamatan kerja ditetapkan di semua tingkatan dan fungsi 􀂃
- Melakukan tinjauan manajemen.
- Meyakinkan dan mempromosikan tindakan perbaikan
- Menciptakan lingkungan yang mendorong untuk konsultasi & keterlibatan pekerja.
Langkah 2. Membentuk Tim Implementasi ISO 45001
ISO 45001:2018 memang tidak mewajibkan adanya wakil manajemen dalam penerapan ISO 45001. Akan tetapi ISO 45001 harus patuh terhadap peraturan dan perundangan, dimana akan mewajibkan organisasi untuk memiliki ahli K3 (AK3). Bisa terdiri dari satu atau beberapa orang tergantung kompleksitas suatu organisasi. Orang-orang yang tergabung dalam team ini bertugas sebagai koordinator untuk merencanakan, implementasikan & mengawasi pelaksaan ISO 45001. Untuk kelancaran proses persiapan ISO, pastikan posisi ini diisi oleh seseorang yang mengerti perusahaan, memahami persyaratan ISO 45001 dan memiliki sertifikat AK3.
Langkah 3. Mulai Program Kesadaran & Pelatihan ISO 45001
Program kesadaran diawali dengan mengkomunikasikan secara resmi rencana organisasi untuk mempersiapkan sertifikasi ISO 45001, serta mengkomunikasikan kepada seluruh karyawan tujuan dari sistem manajemen kesehatan & keselamatan kerja.; manfaat yang ditawarkannya kepada karyawan, pelanggan, dan organisasi; bagaimana cara kerjanya; dan peran serta tanggung jawab mereka dalam SMK3. Program kesadaran harus menekankan manfaat yang diharapkan organisasi untuk diwujudkan melalui sistem manajemen kesehatan & keselamatan kerja.
Setelah itu dilakukan program pelatihan, yang harus disusun untuk berbagai kategori karyawan – manajer senior, manajer tingkat menengah, pengawas dan pekerja. Pelatihan harus mencakup konsep dasar sistem manajemen kesehatan & keselamatan kerja, pemahaman persyaratan ISO 45001, peraturan & perundangan yang berhubungan dengan K3 serta dampak keseluruhannya pada tujuan strategis organisasi, proses, dan aktifitas harian. Selain itu, pelatihan awal diperlukan dalam pemahaman penyusunan dokumen seperti manual kesehatan & keselamatan kerja, identifikasi bahaya penilaian resiko pengembangan pengendaliannya, prosedur dan instruksi kerja, dll. Jika kompetensi pihak internal untuk melakukan pelatihan seperti itu tidak tersedia, mungkin perlu untuk berpartisipasi dalam kursus pelatihan eksternal yang dijalankan oleh organisasi pelatihan profesional. Atau, lembaga pelatihan eksternal dapat diundang untuk mengadakan kursus pelatihan in-house.
Langkah 4. Memeriksa & Identifikasi Kondisi Saat ini
Tujuan ISO 45001 adalah meningkatkan keselamatan, mengurangi risiko dan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan di tempat kerja, serta memungkinkan organisasi untuk secara proaktif meningkatkan kinerja K3.Ini tidak menghalangi memasukkan, mengadaptasi, dan menambahkan program berkesehatan & keselamatan kerja yang sudah ada. Jadi langkah selanjutnya adalah membandingkan sistem manajemen yang sudah ada saat ini dengan persyaratan dari ISO 45001:2018. Dokumen yang membutuhkan modifikasi atau penjabaran harus diidentifikasi dan didaftar. Latihan ini beberapa kali disebut sebagai “analisa perbedaanâ€.
Dalam proses peninjauan, dokumen harus dikumpulkan , dipelajari dan didaftarkan untuk penggunaan lebih lanjut, atau mungkin direvisi.
Setelah organisasi memperoleh gambaran yang jelas tentang bagaimana sistem manajemen saat ini dibandingkan dengan persyaratan ISO 45001: 2018, semua ketidaksesuaian harus koreksi dengan rencana implementasi yang terdokumentasi.
Langkah 5. Menentukan Ruang Lingkup dan Kebijakan Organisasi
Menentukan ruang lingkup Sistem Manajemen Kesehatan & keselamatan kerja (SMK3) telah menjadi bagian dari persyaratan ISO 45001. Ruang lingkup ini adalah bagian penting dari manual kesehatan & keselamatan kerja, karena menentukan seberapa jauh SMK3 meluas dalam operasi perusahaan, dan merinci setiap pengecualian dari persyaratan ISO 45001 dan justifikasi untuk ini. Melalui ruang lingkup itulah Anda menentukan apa yang tercakup dalam Sistem Manajemen Kesehatan & keselamatan kerja dalam organisasi Anda. Ruang lingkup SMK3 dapat mencakup seluruh organisasi, fungsi tertentu, atau satu fungsi atau lebih di seluruh kelompok organisasi. Biasanya ruang lingkup inii akan sangat dipengaruhi oleh produk dan layanan organisasi.
Kebijakan adalah maksud dan tujuan dari organisasi yang dinyatakan secara fromasl oleh manajemen puncak. Manajemen puncak harus menetapkan kebijakan kesehatan & keselamatan kerja yang sesuai dengan tujuan dan konteks organisasi, dan ia harus mendukung arahan strategisnya. Ini juga harus menyediakan kerangka kerja untuk menetapkan dan meninjau tujuan kesehatan & keselamatan kerja, termasuk komitmen untuk memenuhi persyaratan yang berlaku dan untuk terus meningkatkan sistem manajemen kesehatan & keselamatan kerja. Merupakan tanggung jawab manajemen puncak untuk menerapkan dan memelihara kebijakan kesehatan & keselamatan kerja.
Langkah 6. Membuat Perencanaan : Risiko & Peluang serta Sasaran & Rencana Pencapaiannya
Ketika menentukan risiko dan peluang untuk sistem manajemen K3 dan hasil yang diharapkan yang perlu ditangani, organisasi harus melakukan :
- Identifikasi bahaya dalam aktifitas atau proses mereka
- Penilaian risiko K3 & resiko lainnya terhadap SMK3
- Penilain peluang K3 & peluang lainnya yang berpengaruh terhadap SMK3
- Menentukan persyaratan hukum dan persyaratan lainnya
- Tindakan perencanaan
Organisasi harus menetapkan sasaran K3 pada fungsi dan tingkat yang relevan untuk mempertahankan dan terus meningkatkan sistem manajemen dan kinerja K3. Serta membuat perencanaan untuk pencapaiannya.
Langkah 7. Membuat Dokumentasi ISO 45001
ISO memberi kebebasan bagi organisasi untuk membuat dokumen yang fleksibel. Seringkali, proses ini sudah ada di perusahaan Anda dan hanya perlu didokumentasikan secara memadai untuk memastikan hasil yang konsisten. Tidak semua proses perlu didokumentasikan prosedurnya, tetapi penting untuk mekesehatan & keselamatan kerjaskan mana yang perlu untuk memastikan produk dan layanan yang sesuai. Informasi yang terdokumentasi ini dapat digunakan untuk mengkomunikasikan pesan, sebagai panduan, memberikan bukti bahwa yang direncanakan sebenarnya sudah dilakukan, atau berbagi ilmu dan pengetahuan.
Ada istilah baru yaitu informasi yang terdokumentasi. Ada dokumen wajib dan dokumen yang dibutuhkan (tidak wajib). Informasi yang terdokumentasi ini bisa berbentuk prosedur atau instruksi kerja atau form, dan juga dalam bentuk catatan atau record. Meskipun istilah prosedur sudah tidak digunakan di persyaratan ISO 45001:2018, organisasi masih boleh menggunakan istilah tersebut untuk dokumen internalnya. Organisasi dianjurkan untuk tetap membuat Manual atau Pedoman Kesehatan & keselamatan kerja. Lalu membuat kontek organisasi, serta mengidentifikasi kebutuhan dan harapan pihak yang berkepentingan.
Lalu membuat pernyataan terdokumentasi tentang kebijakan kesehatan & keselamatan kerja dan sasaran kesehatan & keselamatan kerja, prosedur yang menerangkan proses dan aktifitas serta catatan yang menyediakan bukti bahwa prosedur tersebut dilaksanakan. Untuk detail dokumen ini nanti bisa dilihat diartikel lain, yaitu dokumen ISO 45001:2018. Setelah dokumentasi sistem manajemen kesehatan & keselamatan kerja yang diperlukan dibuat, dokumen ini harus dikontrol. Kontrol dilakukan dengan cara mengelola pembuatan, persetujuan, distribusi, revisi, penyimpanan, dan pembuangan berbagai jenis dokumentasi. Sistem kontrol dokumen harus sesederhana dan semudah mungkin dioperasikan. Selain dibuat dan di kontrol, semua dokumen ini harus dipahami pihak yang akan menggunakan dokumen tersebut
Langkah 8 : Implementasi
Implementasi berdasarkan semua dokumen yang sudah dibuat sebelumnya. Ini untuk memastikan prosedur dan seluruh dokumen yang sudah dibuat telah dimengerti, dan diterapkan sepenuhnya oleh seluruh jajaran karyawan. Pastikan karyawan melaksanakan prosedur yang sudah ada. Jika terjadi perbedaan antara prosedur dengan aktual, harus diputuskan apakah prosedur yang akan di revisi atau pelaksanaan dilapangan yang disesuaikan dengan prosedur. Semua dokumen yang direvisi harus dilaporkan ke dokumen kontrol. Yakinkan agar form yang sudah dibuat digunakan dilapangan.
Langkah 9 : Pelatihan Internal Auditor
Pelaksanaan harus dipantau untuk memastikan bahwa sistem manajemen kesehatan & keselamatan kerja efektif dan sesuai dengan standar. Salah satu pemantauan dilakukan dengan audit internal. Audit internal dilakukan oleh auditor internal. Untuk itu perlu adanya pelatihan bagi internal auditor ini, agar mereka kompeten dalam pelaksanaan audit nantinya. Auditor harus mampu merencanakan, melaksanakan dan membuat laporan dari audit yang efektif dan memberikan nilai tambah bagi area yang diaudit. Audit bukanlah mencari-cari kesalahan, tetapi mencari kesesuaian dengan persyaratan ISO 45001:2018, persyaratan pelanggan serta kepatuhan terhadap peraturan dan perundangan. Pelatihan ini bisa melibatkan pihak luar yang sudah kompeten dalam pelaksanaan audit.
Langkah 10 : Evaluasi kinerja termasuk internal audit
Organisasi harus melakukan pemantauan, pengukuran, analisis dan evaluasi, untuk memungkinkan organisasi untuk menentukan apakah hasil yang diinginkan tercapai.
Organisasi juga harus mekesehatan & keselamatan kerjaskan informasi terdokumentasi apa yang perlu disimpan sebagai bukti hasil pemantauan, pengukuran, analisis dan evaluasi. Organisasi harus mengukur kepuasan pelanggan, yang diperoleh dari berbagai metode (mis. Survei, kunjungan ke pelanggan, masukan dari layanan publik, daftar keluhan,dll).
Melalui internal audit Perusahaan dapat mengetahui kinerja dan efektivitas sistem manajemen dari pandangan yang tidak memihak, untuk memastikan bahwa pengaturan direncanakan, dilaksanakan dan dipelihara dengan secara efektif. Melalui audit internal dapat digunakan untuk menentukan apakah sistem manajemen sesuai dengan persyaratan dari ISO 45001:2018 dan persyaratan organisasi.
Metode audit harus mencakup pengamatan langsung terhadap proses (observasi), wawancara dengan orang yang relevan, dan pemeriksaan informasi terdokumentasi (seperti prosedur internal, gambar, spesifikasi, standar, persyaratan pelanggan, persyaratan undang-undang dan peraturan, dan dalam sistem manajemen perusahaan).
Langkah 11 : Melaksanakan Rapat Tinjauan Manajemen
Manajemen puncak harus melakukan tinjauan manajemen. Ini adalah aktivitas yang harus dilakukan manajemen puncak sejalan dengan arah strategis organisasi. Tujuannya adalah untuk meninjau informasi tentang kinerja sistem manajemen kesehatan & keselamatan kerja untuk menentukan apakah masih sesuai, memadai dan efektif.
Tinjauan manajemen harus dilakukan pada interval yang direncanakan; ini bisa bulanan, triwulanan, setengah tahunan atau tahunan. Organisasi harus membahas bagaimana hal itu akan memastikan bahwa semua persyaratan tinjauan manajemen ISO 45001 terpenuhi. Organisasi dapat melakukan tinjauan manajemen sebagai kegiatan mandiri atau dalam kombinasi kegiatan terkait (mis. Pertemuan, laporan, rakernas dll).
Waktu tinjauan manajemen dapat dijadwalkan bertepatan dengan kegiatan bisnis lainnya (mis. Perencanaan strategis, perencanaan bisnis, pertemuan tahunan, rapat operasi, ulasan standar sistem manajemen lainnya) untuk menambah nilai dan untuk menghindari beberapa pertemuan yang berlebihan.
Langkah 12: Audit Ekternal oleh Badan Sertifikasi
Setelah langkah awal hingga langkah ke 11 dilaksanakan, organisasi siap menghubungi badan sertifikasi untuk pelaksanaan audit. Pihak badan sertifikasi lalu akan mengirimkan jadwal audit. Untuk audit awal ini, biasanya didahului dengan stage 1 audit, yaitu audit dokumentasi terlebih dahulu. Badan sertifikasi akan melakukan audit kelengkapan dan keakuratan dokumentasi. Jika audit ini sudah dapat terpenuhi dengan baik, maka akan dilanjutkan dengan audit stage 2. Atau audit implementasi dan keefektifan sistem manajemen kesehatan & keselamatan kerja yang ada.
Mempersiapkan karyawan
Sebelum audit oleh pihak eksternal, organisasi harus memastikan bahwa semua karyawan tahu bahwa audit akan dilakukan, dan apa tujuan audit ini. Ini akan membantu mereka memahami bagaimana menanggapi pertanyaan auditor. Karyawan harus merespons secara terbuka dan jujur kepada auditor. Auditor mencari bukti bahwa organisasi mematuhi persyaratan ISO 45001, karyawan adalah orang-orang yang akan memberikan bukti itu. Mempersiapkan mereka untuk menjawab pertanyaan auditor akan membuat audit berjalan lebih lancar.
Siapkan fasilitas
Pastikan semua area fasilitas bersih dan rapi; ada potensi ketidaksesuaian bersembunyi di kekacauan yang diberikan. Pastikan dokumen tersedia di mana setiap dokumen harus digunakan.Periksa papan buletin, konter, lemari, laci untuk dokumen yang tidak terkontrol, instrumen pengukuran dan pemantauan yang tidak dikalibrasi dan bagian atau persediaan yang tidak dikenal. Sediakan salinan Manual Kesehatan & keselamatan kerja dan Prosedur untuk auditor.
Tentukan tempat bagi auditor ekternal untuk bekerja ketika mereka tidak keluar di fasilitas. Mereka perlu mengerjakan dokumentasi dan pelaporan.
Bisa juga dengan menugaskan seseorang untuk menemani Auditor untuk menunjukkan kepada mereka di mana area dan departemen yang berbeda. Latih orang ini untuk membiarkan karyawan menjawab pertanyaan auditor, bukan menjawab pertanyaan itu sendiri kecuali jika pertanyaan itu ditujukan kepada mereka.
About the author
Novitasari adalah seorang konsultan bisnis berpengalaman yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pengetahuan mendalam tentang strategi bisnis dan pasar yang luas, Novitasari membantu kliennya mengidentifikasi peluang baru, menghadapi tantangan, dan mengoptimalkan kinerja bisnis mereka.
Sebagai seorang konsultan di Sio.co.id, Novitasari telah bekerja dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri. Ia memiliki latar belakang yang kuat dalam analisis data dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar, yang memungkinkannya memberikan wawasan berharga kepada klien-kliennya.
Novitasari juga dikenal karena pendekatannya yang kolaboratif dan kemampuannya untuk berkomunikasi dengan baik dengan berbagai pihak. Ia percaya bahwa kerjasama tim yang efektif adalah kunci untuk mengatasi tantangan bisnis dan mencapai hasil yang optimal.
Selain menjadi konsultan bisnis yang sukses, Novitasari juga aktif dalam berbagi pengetahuannya melalui menulis artikel untuk Sio.co.id. Artikel-artikelnya yang informatif dan berbobot telah membantu banyak pembaca untuk memahami lebih dalam tentang strategi bisnis, pengadaan tender, dan perencanaan bisnis.
Novitasari selalu bersemangat dalam mencari solusi inovatif untuk tantangan bisnis yang kompleks, dan dia terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada setiap klien yang dia layani.
Sio.co.id membantu melakukan Persiapan Tender Perusahaan
Dari perencaan mengambil bidang usaha, kualifikasi sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk Memenangkan Proyek
Butuh Bantuan Profesional?
Dapatkan pendampingan profesional dalam pengurusan Surat Ijin Alat (SIA), Surat Ijin Operatiro(SIO) dan Sertifikasi K3. Proses cepat, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku.
Novitasari
Nafa Dwi Arini
Dapatkan Layanan Prioritas dengan menghubungi tim kami
Sio.co.id sebagai konsultan bisnis, berpengalaman dalam memberikan solusi bisnis yang inovatif dan efektif untuk perusahaan di berbagai industri. Tim kami yang terdiri dari para ahli di bidang strategi, keuangan, dan operasi akan bekerja sama dengan Anda untuk mencapai tujuan bisnis Anda. Kami menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda, termasuk analisis pasar, perencanaan strategis, dan pengembangan bisnis. Dengan pengalaman kami yang luas dan metode yang teruji, kami yakin dapat membantu perusahaan Anda untuk tumbuh dan berkembang lebih sukses.
Related Articles
Banyak dicari pembaca minggu ini
Klik salah satu pencarian di bawah untuk melihat halaman layanan terkait. Jika kota Anda berbeda, konsultasikan kebutuhan Anda—kami bantu rekomendasikan halaman yang paling relevan.
Training & Sertifikasi Populer per Kota
Pilih program dan kota untuk melihat detail training dan jadwalnya.
Ahli K3 Umum
- Training Ahli K3 Umum Kab Timor Tengah Selatan
- Training Ahli K3 Umum Aceh Barat
- Training Ahli K3 Umum Aceh Barat Daya
- Training Ahli K3 Umum Aceh Besar
- Training Ahli K3 Umum Aceh Jaya
- Training Ahli K3 Umum Aceh Selatan
- Training Ahli K3 Umum Aceh Singkil
- Training Ahli K3 Umum Aceh Tamiang
- Training Ahli K3 Umum Aceh Tengah
- Training Ahli K3 Umum Aceh Tenggara
- Training Ahli K3 Umum Aceh Timur
- Training Ahli K3 Umum Aceh Utara
- Training Ahli K3 Umum Agam
- Training Ahli K3 Umum Alor
- Training Ahli K3 Umum Asahan
- Training Ahli K3 Umum Asmat
- Training Ahli K3 Umum Badung
- Training Ahli K3 Umum Balangan
- Training Ahli K3 Umum Banggai
- Training Ahli K3 Umum Banggai Kepulauan
- Training Ahli K3 Umum Banggai Laut
- Training Ahli K3 Umum Bangka
- Training Ahli K3 Umum Bangka Barat
- Training Ahli K3 Umum Bangka Selatan
- Training Ahli K3 Umum Bangka Tengah
- Training Ahli K3 Umum Bangkalan
- Training Ahli K3 Umum Bangli
- Training Ahli K3 Umum Banjar
- Training Ahli K3 Umum Bantaeng
- Training Ahli K3 Umum Banyuasin
Auditor SMK3
- Training Auditor SMK3 Kab Timor Tengah Selatan
- Training Auditor SMK3 Aceh Barat
- Training Auditor SMK3 Aceh Barat Daya
- Training Auditor SMK3 Aceh Besar
- Training Auditor SMK3 Aceh Jaya
- Training Auditor SMK3 Aceh Selatan
- Training Auditor SMK3 Aceh Singkil
- Training Auditor SMK3 Aceh Tamiang
- Training Auditor SMK3 Aceh Tengah
- Training Auditor SMK3 Aceh Tenggara
- Training Auditor SMK3 Aceh Timur
- Training Auditor SMK3 Aceh Utara
- Training Auditor SMK3 Agam
- Training Auditor SMK3 Alor
- Training Auditor SMK3 Asahan
- Training Auditor SMK3 Asmat
- Training Auditor SMK3 Badung
- Training Auditor SMK3 Balangan
- Training Auditor SMK3 Banggai
- Training Auditor SMK3 Banggai Kepulauan
- Training Auditor SMK3 Banggai Laut
- Training Auditor SMK3 Bangka
- Training Auditor SMK3 Bangka Barat
- Training Auditor SMK3 Bangka Selatan
- Training Auditor SMK3 Bangka Tengah
- Training Auditor SMK3 Bangkalan
- Training Auditor SMK3 Bangli
- Training Auditor SMK3 Banjar
- Training Auditor SMK3 Bantaeng
- Training Auditor SMK3 Banyuasin
Operator Forklift
- Training Operator Forklift Kab Timor Tengah Selatan
- Training Operator Forklift Aceh Barat
- Training Operator Forklift Aceh Barat Daya
- Training Operator Forklift Aceh Besar
- Training Operator Forklift Aceh Jaya
- Training Operator Forklift Aceh Selatan
- Training Operator Forklift Aceh Singkil
- Training Operator Forklift Aceh Tamiang
- Training Operator Forklift Aceh Tengah
- Training Operator Forklift Aceh Tenggara
- Training Operator Forklift Aceh Timur
- Training Operator Forklift Aceh Utara
- Training Operator Forklift Agam
- Training Operator Forklift Alor
- Training Operator Forklift Asahan
- Training Operator Forklift Asmat
- Training Operator Forklift Badung
- Training Operator Forklift Balangan
- Training Operator Forklift Banggai
- Training Operator Forklift Banggai Kepulauan
- Training Operator Forklift Banggai Laut
- Training Operator Forklift Bangka
- Training Operator Forklift Bangka Barat
- Training Operator Forklift Bangka Selatan
- Training Operator Forklift Bangka Tengah
- Training Operator Forklift Bangkalan
- Training Operator Forklift Bangli
- Training Operator Forklift Banjar
- Training Operator Forklift Bantaeng
- Training Operator Forklift Banyuasin
Operator Crane
- Training Operator Crane Kab Timor Tengah Selatan
- Training Operator Crane Aceh Barat
- Training Operator Crane Aceh Barat Daya
- Training Operator Crane Aceh Besar
- Training Operator Crane Aceh Jaya
- Training Operator Crane Aceh Selatan
- Training Operator Crane Aceh Singkil
- Training Operator Crane Aceh Tamiang
- Training Operator Crane Aceh Tengah
- Training Operator Crane Aceh Tenggara
- Training Operator Crane Aceh Timur
- Training Operator Crane Aceh Utara
- Training Operator Crane Agam
- Training Operator Crane Alor
- Training Operator Crane Asahan
- Training Operator Crane Asmat
- Training Operator Crane Badung
- Training Operator Crane Balangan
- Training Operator Crane Banggai
- Training Operator Crane Banggai Kepulauan
- Training Operator Crane Banggai Laut
- Training Operator Crane Bangka
- Training Operator Crane Bangka Barat
- Training Operator Crane Bangka Selatan
- Training Operator Crane Bangka Tengah
- Training Operator Crane Bangkalan
- Training Operator Crane Bangli
- Training Operator Crane Banjar
- Training Operator Crane Bantaeng
- Training Operator Crane Banyuasin
Layanan Populer per Kota
Pilih layanan dan kota untuk melihat halaman yang relevan.
SMK3 (PP 50)
- SMK3 Kab Timor Tengah Selatan
- SMK3 Aceh Barat
- SMK3 Aceh Barat Daya
- SMK3 Aceh Besar
- SMK3 Aceh Jaya
- SMK3 Aceh Selatan
- SMK3 Aceh Singkil
- SMK3 Aceh Tamiang
- SMK3 Aceh Tengah
- SMK3 Aceh Tenggara
- SMK3 Aceh Timur
- SMK3 Aceh Utara
- SMK3 Agam
- SMK3 Alor
- SMK3 Asahan
- SMK3 Asmat
- SMK3 Badung
- SMK3 Balangan
- SMK3 Banggai
- SMK3 Banggai Kepulauan
- SMK3 Banggai Laut
- SMK3 Bangka
- SMK3 Bangka Barat
- SMK3 Bangka Selatan
- SMK3 Bangka Tengah
- SMK3 Bangkalan
- SMK3 Bangli
- SMK3 Banjar
- SMK3 Bantaeng
- SMK3 Banyuasin
SIO Kemnaker
- SIO Kab Timor Tengah Selatan
- SIO Aceh Barat
- SIO Aceh Barat Daya
- SIO Aceh Besar
- SIO Aceh Jaya
- SIO Aceh Selatan
- SIO Aceh Singkil
- SIO Aceh Tamiang
- SIO Aceh Tengah
- SIO Aceh Tenggara
- SIO Aceh Timur
- SIO Aceh Utara
- SIO Agam
- SIO Alor
- SIO Asahan
- SIO Asmat
- SIO Badung
- SIO Balangan
- SIO Banggai
- SIO Banggai Kepulauan
- SIO Banggai Laut
- SIO Bangka
- SIO Bangka Barat
- SIO Bangka Selatan
- SIO Bangka Tengah
- SIO Bangkalan
- SIO Bangli
- SIO Banjar
- SIO Bantaeng
- SIO Banyuasin
SIA / Riksa Uji
- SIA Kab Timor Tengah Selatan
- SIA Aceh Barat
- SIA Aceh Barat Daya
- SIA Aceh Besar
- SIA Aceh Jaya
- SIA Aceh Selatan
- SIA Aceh Singkil
- SIA Aceh Tamiang
- SIA Aceh Tengah
- SIA Aceh Tenggara
- SIA Aceh Timur
- SIA Aceh Utara
- SIA Agam
- SIA Alor
- SIA Asahan
- SIA Asmat
- SIA Badung
- SIA Balangan
- SIA Banggai
- SIA Banggai Kepulauan
- SIA Banggai Laut
- SIA Bangka
- SIA Bangka Barat
- SIA Bangka Selatan
- SIA Bangka Tengah
- SIA Bangkalan
- SIA Bangli
- SIA Banjar
- SIA Bantaeng
- SIA Banyuasin
Layanan Penerbitan Ijin Badan Usaha dari urusizin.co.id
Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda dengan berbagai sertifikasi resmi yang diakui pemerintah dan industri.
SBUJK Jasa Konstruksi
Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah.
Pelajari Lebih LanjutSBUJPTL
Raih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik.
Pelajari Lebih LanjutSKK Konstruksi
Tingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif.
Pelajari Lebih LanjutBantuan CSMS Migas/Pertamina/PLN
Pastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 9001
Tingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 14001
Jadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 27001
Lindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 37001
Perangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 45001
Prioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan.
Pelajari Lebih Lanjut