Novitasari
1 day agoLangkah-langkah Pemulihan Pasca-Insiden berdasarkan ISO 45001
Pelajari langkah-langkah yang diperlukan untuk melakukan pemulihan pasca-insiden yang efektif berdasarkan standar ISO 45001. Temukan cara mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengatasi dampak insiden kerja untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja Anda.
Baca Juga:
Dari Kekacauan ke Kembali Normal: Mengelola Pemulihan Pasca-Insiden dengan ISO 45001
Suasana di proyek konstruksi itu tegang. Suara sirine ambulansi baru saja mereda, meninggalkan kesunyian yang lebih mencekam daripada kebisingan alat berat. Sebuah insiden jatuh dari ketinggian telah terjadi. Bukan hanya proses evakuasi dan pertolongan pertama yang krusial, tetapi apa yang terjadi setelahnya? Seringkali, fase pemulihan inilah yang terlupakan. Fokus kita hanya pada saat kejadian, padahal bagaimana organisasi bangkit, belajar, dan kembali beroperasi dengan aman justru menentukan apakah insiden serupa akan terulang. Berdasarkan data Kemnaker, ribuan insiden kerja masih terjadi setiap tahunnya, dan banyak di antaranya berakar dari proses pemulihan yang tidak tuntas. ISO 45001 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) tidak hanya mengatur pencegahan, tetapi memberikan kerangka sistematis untuk navigasi masa kritis pasca-insiden. Mari kita telusuri langkah-langkahnya.
Baca Juga:
Memahami Hakikat Pemulihan dalam Konteks K3
Pemulihan pasca-insiden bukan sekadar membersihkan lokasi dan melanjutkan kerja seperti biasa. Ini adalah proses holistik yang dirancang untuk mengembalikan operasi ke kondisi aman, menangani dampak pada pekerja, dan yang terpenting, mengubah insiden menjadi pelajaran berharga.
Lebih Dari Sekadar Perbaikan Fisik
Pandangan sempit sering menganggap pemulihan identik dengan perbaikan alat yang rusak atau pembersihan tumpahan. Padahal, cakupannya jauh lebih luas. Pemulihan mencakup aspek psikologis (trauma healing) bagi korban dan saksi, restrukturisasi prosedur darurat, hingga analisis mendalam untuk mengubah budaya kerja. Pengalaman saya mendampingi perusahaan konstruksi menunjukkan, tim yang hanya fokus pada perbaikan fisik cenderung mengalami insiden berulang dalam kurun 6 bulan.
Konteks dalam Klausul ISO 45001:2018
Standar internasional ini secara eksplisit membahas pemulihan dalam beberapa klausul kunci. Klausul 8.2 (Emergency Preparedness and Response) menekankan kebutuhan untuk meninjau dan merevisi prosedur darurat pasca suatu insiden. Sementara itu, jantung dari proses pemulihan berada pada Klausul 10.2 (Incident, nonconformity and corrective action). Di sinilah organisasi diwajibkan untuk bereaksi, menyelidiki, dan mengambil tindakan korektif untuk menghilangkan akar penyebab. Tanpa pemahaman ini, sertifikasi ISO 45001 bisa jadi hanya formalitas belaka.
Baca Juga:
Mengapa Proses Pemulihan yang Sistematis Itu Vital?
Melewatkan langkah pemulihan yang terstruktur ibarat membangun rumah di atas fondasi yang retak. Konsekuensinya bisa beragam, dari finansial hingga reputasi.
Mencegah Terjadinya Repeat Incident
Insiden yang tidak dianalisis dengan baik adalah janji untuk terulang. Data dari katigaku.com dalam berbagai pelatihan investigasi insiden menyebutkan, lebih dari 70% insiden serius memiliki pola yang sama dengan kejadian kecil sebelumnya yang diabaikan. Pemulihan yang efektif memutus siklus ini dengan mengidentifikasi dan mengontrol akar penyebab, bukan hanya gejala permukaannya.
Melindungi Aset Perusahaan dan Moral Pekerja
Dampak finansial dari downtime, kerusakan alat, denda, dan premi asuransi yang naik bisa sangat signifikan. Lebih dari itu, moral pekerja adalah aset tak terlihat yang paling terpukul. Pekerja yang melihat insiden ditangani dengan ceroboh akan kehilangan kepercayaan pada manajemen, yang berujung pada menurunnya produktivitas dan meningkatnya turnover. Proses pemulihan yang transparan dan empatik membangun kembali kepercayaan ini.
Memenuhi Kewajiban Hukum dan Menjaga Reputasi
Regulasi seperti Undang-Undang No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi dan Peraturan Menteri PUPR mensyaratkan penanganan insiden yang komprehensif. Perusahaan yang dapat menunjukkan proses pemulihan berdasarkan standar internasional seperti ISO 45001 akan lebih mudah dalam memenuhi persyaratan sertifikasi dan tender, sekaligus menjaga reputasi di mata klien dan masyarakat.
Baca Juga:
Langkah-Langkah Operasional Pemulihan Berdasarkan ISO 45001
Berikut adalah peta jalan konkret untuk menavigasi fase pemulihan, mengintegrasikan prinsip ISO 45001 ke dalam aksi di lapangan.
Respon Segera dan Penanganan Darurat
Segera setelah insiden terkendali, prioritas adalah memastikan keadaan benar-benar aman. Lock-out Tag-out (LOTO) area, mengamankan bukti fisik, dan memberikan dukungan psikologis awal (psychological first aid) kepada pekerja yang terdampak. Pastikan prosedur darurat yang dijalankan didokumentasikan sebagai bahan tinjauan.
Investigasi Mendalam untuk Mengungkap Akar Penyebab
Ini adalah fase paling kritis. Bentuk tim investigasi yang kompeten, gabungkan antara personel lapangan yang memahami operasional dan ahli K3 yang menguasai metodologi. Gunakan metode seperti 5-Why atau Fishbone Diagram. Jangan berhenti pada "karyawan tidak hati-hati", gali lebih dalam ke faktor sistemik seperti desain kerja, kecukupan pelatihan, atau kejelasan prosedur. Sumber daya untuk melatih tim investigasi yang kompeten dapat ditemukan melalui penyedia diklat konstruksi yang terakreditasi.
Perencanaan dan Implementasi Tindakan Korektif
Berdasarkan temuan investigasi, rencanakan tindakan korektif yang spesifik, terukur, dan realistis. Tindakan ini bisa berupa perbaikan engineering, revisi prosedur kerja aman (Job Safety Analysis), atau peningkatan kompetensi melalui pelatihan. Tetapkan penanggung jawab dan tenggat waktu yang jelas. Ingat, tindakan korektif harus membidik akar penyebab, bukan sekadar tambal sulam.
Contoh Tindakan Korektif yang Efektif:
- Perbaikan Engineering: Memasang guardrail permanen menggantikan barikade sementara di tepi atap.
- Revisi Prosedur: Memperbarui SOP pengangkatan material dengan mempertimbangkan beban ergonomis dan wajibnya penggunaan tools bantu.
- Peningkatan Kompetensi: Menyelenggarakan pelatihan khusus tentang bahaya tersengat listrik (electrical safety) yang disertai dengan praktik simulasi.
Komunikasi dan Konsultasi dengan Pihak Terkait
Transparansi adalah kunci. Komunikasikan temuan investigasi (tanpa menyalahkan individu) dan langkah perbaikan yang akan diambil kepada seluruh pekerja melalui toolbox meeting. Konsultasikan dengan komite K3 atau serikat pekerja. Laporkan kepada pihak berwenang jika diwajibkan oleh hukum. Komunikasi yang baik mencegah simpang siur dan spekulasi yang merusak.
Pemantauan, Evaluasi, dan Tinjauan Ulang
Tindakan korektif bukan titik akhir. Pantau efektivitasnya dalam jangka waktu tertentu. Apakah insiden serupa benar-benar terhenti? Apakah ada efek samping dari perubahan yang dibuat? Lakukan tinjauan ulang terhadap seluruh proses tanggap darurat dan pemulihan oleh manajemen puncak, sebagaimana diamanatkan dalam Klausul 9.3 ISO 45001 (Management Review).
Baca Juga:
Mengintegrasikan Pelajaran ke dalam Sistem untuk Perbaikan Berkelanjutan
Pemulihan yang sesungguhnya terjadi ketika organisasi menjadi lebih tangguh dari sebelumnya. Ini adalah momentum untuk upgrading sistem.
Memperbarui Aspek Kontekstual dan Penilaian Risiko
Insiden adalah data berharga tentang bahaya yang mungkin terlewat dalam penilaian risiko awal. Perbarui dokumen risk assessment dan aspect-impact analysis Anda. Masukkan skenario insiden ini sebagai studi kasus dalam identifikasi bahaya baru, sehingga kontrol pencegahannya dapat diintegrasikan ke dalam proses perencanaan proyek mendatang.
Revisi Prosedur dan Peningkatan Kompetensi
Prosedur darurat dan instruksi kerja harus hidup dan terus diperbarui. Integrasikan pembelajaran dari insiden ke dalam materi pelatihan dan sosialisasi. Misalnya, sertifikasi kompetensi kerja bagi operator alat berat tidak hanya tentang keterampilan mengoperasikan, tetapi juga mencakup pembelajaran dari insiden-insiden yang pernah terjadi di industri sejenis. Lembaga sertifikasi seperti LSP Konstruksi dapat membantu merancang skema kompetensi yang responsif terhadap kebutuhan tersebut.
Baca Juga:
Kesimpulan: Membangun Ketangguhan Organisasi dari Setiap Insiden
Pemulihan pasca-insiden berdasarkan ISO 45001 bukanlah beban administratif, melainkan investasi strategis untuk menciptakan tempat kerja yang lebih aman dan tangguh. Ini adalah proses yang mengubah kegagalan menjadi pijakan untuk melompat lebih tinggi. Dengan mengikuti langkah-langkah sistematis—mulai dari respons darurat, investigasi akar penyebab, implementasi tindakan korektif, hingga integrasi pembelajaran—organisasi tidak hanya memenuhi standar, tetapi membangun budaya K3 yang proaktif dan belajar dari kesalahan.
Apakah sistem manajemen K3 di tempat Anda sudah siap menghadapi dan pulih dari insiden dengan efektif? Jakon hadir sebagai mitra strategis Anda. Kami tidak hanya membantu dalam pengurusan sertifikasi, tetapi juga mendampingi implementasi sistem yang hidup dan aplikatif, termasuk dalam menyusun prosedur tanggap darurat dan pemulihan yang robust. Kunjungi jakon.info sekarang dan konsultasikan kebutuhan spesifik perusahaan Anda. Bangun ketangguhan organisasi Anda, mulai dari bagaimana Anda bangkit dari setiap tantangan.
About the author
Novitasari adalah seorang konsultan bisnis berpengalaman yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pengetahuan mendalam tentang strategi bisnis dan pasar yang luas, Novitasari membantu kliennya mengidentifikasi peluang baru, menghadapi tantangan, dan mengoptimalkan kinerja bisnis mereka.
Sebagai seorang konsultan di Sio.co.id, Novitasari telah bekerja dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri. Ia memiliki latar belakang yang kuat dalam analisis data dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar, yang memungkinkannya memberikan wawasan berharga kepada klien-kliennya.
Novitasari juga dikenal karena pendekatannya yang kolaboratif dan kemampuannya untuk berkomunikasi dengan baik dengan berbagai pihak. Ia percaya bahwa kerjasama tim yang efektif adalah kunci untuk mengatasi tantangan bisnis dan mencapai hasil yang optimal.
Selain menjadi konsultan bisnis yang sukses, Novitasari juga aktif dalam berbagi pengetahuannya melalui menulis artikel untuk Sio.co.id. Artikel-artikelnya yang informatif dan berbobot telah membantu banyak pembaca untuk memahami lebih dalam tentang strategi bisnis, pengadaan tender, dan perencanaan bisnis.
Novitasari selalu bersemangat dalam mencari solusi inovatif untuk tantangan bisnis yang kompleks, dan dia terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada setiap klien yang dia layani.
Sio.co.id membantu melakukan Persiapan Tender Perusahaan
Dari perencaan mengambil bidang usaha, kualifikasi sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk Memenangkan Proyek
Butuh Bantuan Profesional?
Dapatkan pendampingan profesional dalam pengurusan Surat Ijin Alat (SIA), Surat Ijin Operatiro(SIO) dan Sertifikasi K3. Proses cepat, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku.
Novitasari
Nafa Dwi Arini
Dapatkan Layanan Prioritas dengan menghubungi tim kami
Sio.co.id sebagai konsultan bisnis, berpengalaman dalam memberikan solusi bisnis yang inovatif dan efektif untuk perusahaan di berbagai industri. Tim kami yang terdiri dari para ahli di bidang strategi, keuangan, dan operasi akan bekerja sama dengan Anda untuk mencapai tujuan bisnis Anda. Kami menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda, termasuk analisis pasar, perencanaan strategis, dan pengembangan bisnis. Dengan pengalaman kami yang luas dan metode yang teruji, kami yakin dapat membantu perusahaan Anda untuk tumbuh dan berkembang lebih sukses.
Related Articles
Banyak dicari pembaca minggu ini
Klik salah satu pencarian di bawah untuk melihat halaman layanan terkait. Jika kota Anda berbeda, konsultasikan kebutuhan Anda—kami bantu rekomendasikan halaman yang paling relevan.
Training & Sertifikasi Populer per Kota
Pilih program dan kota untuk melihat detail training dan jadwalnya.
Ahli K3 Umum
- Training Ahli K3 Umum Kab Timor Tengah Selatan
- Training Ahli K3 Umum Aceh Barat
- Training Ahli K3 Umum Aceh Barat Daya
- Training Ahli K3 Umum Aceh Besar
- Training Ahli K3 Umum Aceh Jaya
- Training Ahli K3 Umum Aceh Selatan
- Training Ahli K3 Umum Aceh Singkil
- Training Ahli K3 Umum Aceh Tamiang
- Training Ahli K3 Umum Aceh Tengah
- Training Ahli K3 Umum Aceh Tenggara
- Training Ahli K3 Umum Aceh Timur
- Training Ahli K3 Umum Aceh Utara
- Training Ahli K3 Umum Agam
- Training Ahli K3 Umum Alor
- Training Ahli K3 Umum Asahan
- Training Ahli K3 Umum Asmat
- Training Ahli K3 Umum Badung
- Training Ahli K3 Umum Balangan
- Training Ahli K3 Umum Banggai
- Training Ahli K3 Umum Banggai Kepulauan
- Training Ahli K3 Umum Banggai Laut
- Training Ahli K3 Umum Bangka
- Training Ahli K3 Umum Bangka Barat
- Training Ahli K3 Umum Bangka Selatan
- Training Ahli K3 Umum Bangka Tengah
- Training Ahli K3 Umum Bangkalan
- Training Ahli K3 Umum Bangli
- Training Ahli K3 Umum Banjar
- Training Ahli K3 Umum Bantaeng
- Training Ahli K3 Umum Banyuasin
Auditor SMK3
- Training Auditor SMK3 Kab Timor Tengah Selatan
- Training Auditor SMK3 Aceh Barat
- Training Auditor SMK3 Aceh Barat Daya
- Training Auditor SMK3 Aceh Besar
- Training Auditor SMK3 Aceh Jaya
- Training Auditor SMK3 Aceh Selatan
- Training Auditor SMK3 Aceh Singkil
- Training Auditor SMK3 Aceh Tamiang
- Training Auditor SMK3 Aceh Tengah
- Training Auditor SMK3 Aceh Tenggara
- Training Auditor SMK3 Aceh Timur
- Training Auditor SMK3 Aceh Utara
- Training Auditor SMK3 Agam
- Training Auditor SMK3 Alor
- Training Auditor SMK3 Asahan
- Training Auditor SMK3 Asmat
- Training Auditor SMK3 Badung
- Training Auditor SMK3 Balangan
- Training Auditor SMK3 Banggai
- Training Auditor SMK3 Banggai Kepulauan
- Training Auditor SMK3 Banggai Laut
- Training Auditor SMK3 Bangka
- Training Auditor SMK3 Bangka Barat
- Training Auditor SMK3 Bangka Selatan
- Training Auditor SMK3 Bangka Tengah
- Training Auditor SMK3 Bangkalan
- Training Auditor SMK3 Bangli
- Training Auditor SMK3 Banjar
- Training Auditor SMK3 Bantaeng
- Training Auditor SMK3 Banyuasin
Operator Forklift
- Training Operator Forklift Kab Timor Tengah Selatan
- Training Operator Forklift Aceh Barat
- Training Operator Forklift Aceh Barat Daya
- Training Operator Forklift Aceh Besar
- Training Operator Forklift Aceh Jaya
- Training Operator Forklift Aceh Selatan
- Training Operator Forklift Aceh Singkil
- Training Operator Forklift Aceh Tamiang
- Training Operator Forklift Aceh Tengah
- Training Operator Forklift Aceh Tenggara
- Training Operator Forklift Aceh Timur
- Training Operator Forklift Aceh Utara
- Training Operator Forklift Agam
- Training Operator Forklift Alor
- Training Operator Forklift Asahan
- Training Operator Forklift Asmat
- Training Operator Forklift Badung
- Training Operator Forklift Balangan
- Training Operator Forklift Banggai
- Training Operator Forklift Banggai Kepulauan
- Training Operator Forklift Banggai Laut
- Training Operator Forklift Bangka
- Training Operator Forklift Bangka Barat
- Training Operator Forklift Bangka Selatan
- Training Operator Forklift Bangka Tengah
- Training Operator Forklift Bangkalan
- Training Operator Forklift Bangli
- Training Operator Forklift Banjar
- Training Operator Forklift Bantaeng
- Training Operator Forklift Banyuasin
Operator Crane
- Training Operator Crane Kab Timor Tengah Selatan
- Training Operator Crane Aceh Barat
- Training Operator Crane Aceh Barat Daya
- Training Operator Crane Aceh Besar
- Training Operator Crane Aceh Jaya
- Training Operator Crane Aceh Selatan
- Training Operator Crane Aceh Singkil
- Training Operator Crane Aceh Tamiang
- Training Operator Crane Aceh Tengah
- Training Operator Crane Aceh Tenggara
- Training Operator Crane Aceh Timur
- Training Operator Crane Aceh Utara
- Training Operator Crane Agam
- Training Operator Crane Alor
- Training Operator Crane Asahan
- Training Operator Crane Asmat
- Training Operator Crane Badung
- Training Operator Crane Balangan
- Training Operator Crane Banggai
- Training Operator Crane Banggai Kepulauan
- Training Operator Crane Banggai Laut
- Training Operator Crane Bangka
- Training Operator Crane Bangka Barat
- Training Operator Crane Bangka Selatan
- Training Operator Crane Bangka Tengah
- Training Operator Crane Bangkalan
- Training Operator Crane Bangli
- Training Operator Crane Banjar
- Training Operator Crane Bantaeng
- Training Operator Crane Banyuasin
Layanan Populer per Kota
Pilih layanan dan kota untuk melihat halaman yang relevan.
SMK3 (PP 50)
- SMK3 Kab Timor Tengah Selatan
- SMK3 Aceh Barat
- SMK3 Aceh Barat Daya
- SMK3 Aceh Besar
- SMK3 Aceh Jaya
- SMK3 Aceh Selatan
- SMK3 Aceh Singkil
- SMK3 Aceh Tamiang
- SMK3 Aceh Tengah
- SMK3 Aceh Tenggara
- SMK3 Aceh Timur
- SMK3 Aceh Utara
- SMK3 Agam
- SMK3 Alor
- SMK3 Asahan
- SMK3 Asmat
- SMK3 Badung
- SMK3 Balangan
- SMK3 Banggai
- SMK3 Banggai Kepulauan
- SMK3 Banggai Laut
- SMK3 Bangka
- SMK3 Bangka Barat
- SMK3 Bangka Selatan
- SMK3 Bangka Tengah
- SMK3 Bangkalan
- SMK3 Bangli
- SMK3 Banjar
- SMK3 Bantaeng
- SMK3 Banyuasin
SIO Kemnaker
- SIO Kab Timor Tengah Selatan
- SIO Aceh Barat
- SIO Aceh Barat Daya
- SIO Aceh Besar
- SIO Aceh Jaya
- SIO Aceh Selatan
- SIO Aceh Singkil
- SIO Aceh Tamiang
- SIO Aceh Tengah
- SIO Aceh Tenggara
- SIO Aceh Timur
- SIO Aceh Utara
- SIO Agam
- SIO Alor
- SIO Asahan
- SIO Asmat
- SIO Badung
- SIO Balangan
- SIO Banggai
- SIO Banggai Kepulauan
- SIO Banggai Laut
- SIO Bangka
- SIO Bangka Barat
- SIO Bangka Selatan
- SIO Bangka Tengah
- SIO Bangkalan
- SIO Bangli
- SIO Banjar
- SIO Bantaeng
- SIO Banyuasin
SIA / Riksa Uji
- SIA Kab Timor Tengah Selatan
- SIA Aceh Barat
- SIA Aceh Barat Daya
- SIA Aceh Besar
- SIA Aceh Jaya
- SIA Aceh Selatan
- SIA Aceh Singkil
- SIA Aceh Tamiang
- SIA Aceh Tengah
- SIA Aceh Tenggara
- SIA Aceh Timur
- SIA Aceh Utara
- SIA Agam
- SIA Alor
- SIA Asahan
- SIA Asmat
- SIA Badung
- SIA Balangan
- SIA Banggai
- SIA Banggai Kepulauan
- SIA Banggai Laut
- SIA Bangka
- SIA Bangka Barat
- SIA Bangka Selatan
- SIA Bangka Tengah
- SIA Bangkalan
- SIA Bangli
- SIA Banjar
- SIA Bantaeng
- SIA Banyuasin
Layanan Penerbitan Ijin Badan Usaha dari urusizin.co.id
Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda dengan berbagai sertifikasi resmi yang diakui pemerintah dan industri.
SBUJK Jasa Konstruksi
Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah.
Pelajari Lebih LanjutSBUJPTL
Raih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik.
Pelajari Lebih LanjutSKK Konstruksi
Tingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif.
Pelajari Lebih LanjutBantuan CSMS Migas/Pertamina/PLN
Pastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 9001
Tingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 14001
Jadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 27001
Lindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 37001
Perangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 45001
Prioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan.
Pelajari Lebih Lanjut