Novitasari
1 day agoPanduan Lengkap Prosedur Pendirian Yayasan di Indonesia
Pelajari prosedur pendirian yayasan di Indonesia dengan langkah-langkah yang jelas dan mudah diikuti. Cek panduan lengkap untuk memulai yayasan sosial Anda!
Baca Juga:

Mengapa Yayasan Bukan Sekadar Niat Baik, Tapi Sebuah Komitmen Legal?
Bayangkan ini: Anda dan beberapa teman tergerak untuk membantu anak-anak putus sekolah di daerah terpencil. Dana terkumpul, program sudah dirancang, semangat menggebu. Tanpa banyak pikir, Anda langsung bergerak menggalang donasi dan menjalankan aktivitas. Beberapa bulan kemudian, ada pertanyaan dari donatur tentang laporan keuangan dan legalitas. Pihak desa meminta surat resmi untuk kerja sama. Anda pun kebingungan. Cerita ini, sayangnya, bukan fiksi. Banyak inisiatif sosial yang stuck karena mengabaikan pondasi hukum yang kokoh: prosedur pendirian yayasan yang benar.
Faktanya, berdasarkan data dari sistem OSS RBA, ribuan entitas legal didirikan setiap bulannya, namun tidak sedikit yang gagal karena dokumen yang tidak lengkap atau pemahaman yang keliru. Yayasan, sebagai badan hukum nirlaba yang ideal untuk kegiatan sosial, keagamaan, dan kemanusiaan, memiliki kerangka regulasi yang spesifik. Memahami prosedurnya bukan birokrasi semata, melainkan bentuk good governance pertama yang akan menentukan keberlangsungan dan kredibilitas organisasi Anda di mata publik, donatur, dan negara.
Baca Juga:

Apa Itu Yayasan dan Mengapa Pilih Bentuk Ini?
Sebelum masuk ke teknis, mari kita align persepsi. Yayasan adalah badan hukum yang terdiri atas kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukkan mencapai tujuan tertentu di bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan, yang tidak mempunyai anggota. Ini adalah definisi inti berdasarkan Undang-Undang No. 16 Tahun 2001 tentang Yayasan.
Karakteristik Utama yang Membedakannya
Pertama, yayasan bukan milik perorangan. Kekayaan awal yang disetorkan pendiri menjadi terpisah dan dikelola untuk tujuan yayasan. Kedua, tidak ada istilah "pemilik saham" atau pembagian keuntungan. Seluruh surplus harus dikembalikan untuk mendukung program yayasan. Ketiga, organ yayasan terdiri dari Pembina, Pengurus, dan Pengawas yang masing-masing memiliki fungsi pengawasan, pelaksanaan harian, dan pengawasan khusus.
Bidang Kegiatan yang Cocok
Bentuk ini sangat powerful untuk kegiatan seperti pendidikan (sekolah, beasiswa), panti asuhan, rumah sakit nirlaba, pelestarian budaya, bantuan bencana, atau advokasi sosial. Jika visi Anda jangka panjang dan berorientasi pada dampak sosial, yayasan adalah pilihan tepat. Dari pengalaman saya mendampingi pendirian puluhan yayasan, klien yang paling sukses adalah mereka yang dari awal punya clarity tentang misi spesifik mereka, bukan sekadar "ingin berbuat baik".
Baca Juga:

Mengapa Prosedur yang Benar Itu Sangat Krusial?
Memilih jalan pintas dalam pendirian yayasan ibarat membangun rumah di atas pasir. Sekilas cepat selesai, tetapi satu terpaan masalah hukum akan merobohkan segalanya.
Legitimasi di Mata Hukum dan Publik
Yayasan yang telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) memiliki legitimasi penuh sebagai subjek hukum. Ia bisa membuka rekening bank atas nama yayasan, memiliki aset, menandatangani perjanjian, dan bertindak di pengadilan. Coba bayangkan mengelola donasi ratusan juta melalui rekening pribadi? Itu red flag besar bagi akuntabilitas dan bisa menimbulkan masalah kepercayaan bahkan tuduhan penyalahgunaan.
Akses ke Sumber Pendanaan yang Lebih Luas
Banyak lembaga donor, baik korporasi (corporate social responsibility), lembaga internasional, maupun platform crowdfunding resmi, mensyaratkan legalitas yayasan yang lengkap sebagai prasyarat pemberian dana. Mereka membutuhkan kepastian hukum bahwa dana mereka akan dikelola oleh entitas yang terdokumentasi dengan baik. Legalitas yang rapi membuka gate untuk kolaborasi dan pendanaan yang berkelanjutan.
Melindungi Pendiri dan Pengurus
Dengan badan hukum yang sah, tanggung jawab keuangan dan hukum terbatas pada kekayaan yayasan. Tentu saja, ini selama pengurus bertindak sesuai AD/ART dan tidak melakukan pelanggaran. Prosedur yang benar melindungi Anda dari risiko pertanggungjawaban pribadi yang tak terbatas. Saya pernah menangani kasus dimana pengurus yayasan "dadakan" harus bertanggung jawab pribadi atas hutang operasional karena yayasan tidak berbadan hukum dengan jelas.
Baca Juga:

Persiapan Awal: Menyusun Pondasi Konseptual
Langkah ini sering dianggap sepele, padahal ini adalah blueprint Anda. Jangan terburu-buru ke notaris sebelum ini matang.
Merumuskan Misi, Visi, dan Nama Yayasan
Tuliskan dengan spesifik. Bukan "mencerdaskan bangsa", tetapi "menyediakan akses bimbingan belajar gratis dan nutrisi bagi anak-anak usia SD di kelurahan X, kota Y". Nama yayasan harus unik, tidak menyerupai yayasan lain, dan mencerminkan kegiatan. Lakukan pengecekan nama melalui sistem JDIH atau langsung ke notaris untuk memastikan keunikannya.
Menentukan Susunan Pembina, Pengurus, dan Pengawas
Ini adalah governing body yayasan. Pilih orang-orang yang tidak hanya memiliki integritas, tetapi juga kompetensi dan komitmen waktu. Pembina biasanya adalah pendiri dan punya fungsi strategis. Pengurus (Ketua, Sekretaris, Bendahara) adalah eksekutor harian. Pastikan Anda mengumpulkan KTP dan NPWP (jika ada) dari calon anggota organ ini. Dalam praktiknya, keretakan internal sering bermula dari pemilihan orang yang kurang tepat untuk posisi ini.
Menyiapkan Kekayaan Awal
UU mensyaratkan kekayaan awal yayasan berupa uang atau barang. Tidak ada nominal absolut, tetapi harus layak dan wajar untuk memulai kegiatan. Notaris biasanya akan menyarankan jumlah yang realistis. Kekayaan ini nantinya akan dicantumkan dalam Akta Pendirian dan diserahkan secara nyata kepada yayasan, yang dicatat dalam berita acara serah terima.
Baca Juga:

Prosedur Inti Pendirian: Dari Notaris ke Kemenkumham
Ini adalah inti dari prosedur pendirian yayasan. Siapkan diri untuk proses yang membutuhkan ketelitian dokumen.
Pembuatan Akta Otentik di Notaris
Bawalah semua bahan persiapan awal Anda ke notaris yang berpengalaman menangani yayasan. Notaris akan membantu meramu Anggaran Dasar (AD/ART) yang sesuai dengan UU dan kebutuhan Anda. Dokumen yang harus dibawa: Fotokopi KTP dan NPWP pendiri serta calon pengurus/pembina/pengawas, surat pernyataan tidak sedang menduduki jabatan negara (bagi PNS/TNI/Polri), serta keterangan mengenai kekayaan awal. Setelah semua disetujui, notaris akan mengeluarkan Akta Pendirian dalam bentuk minuta akta.
Pengajuan Pengesahan ke Kementerian Hukum dan HAM
Akta dari notaris belum cukup. Yayasan memperoleh status badan hukum setelah mendapatkan Pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM. Notaris biasanya akan mengurus pengajuan ini secara elektronik. Proses ini melibatkan pemeriksaan kelengkapan dan kesesuaian AD/ART dengan peraturan. Masa tunggu bervariasi, tetapi dengan dokumen yang lengkap, proses bisa berjalan lancar. Setelah disahkan, Anda akan mendapatkan Surat Keputusan (SK) Pengesahan Badan Hukum Yayasan. Inilah "akte kelahiran" resmi yayasan Anda.
Mengurus Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Surat Keterangan Terdaftar
Dengan SK Pengesahan, segera urus NPWP atas nama yayasan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Meski nirlaba, yayasan memiliki kewajiban pelaporan pajak (terutama SPT Tahunan). Setelah itu, urus juga Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kementerian Sosial jika yayasan bergerak di bidang sosial, atau kementerian terkait lainnya sesuai bidang. Dokumen-dokumen ini vital untuk operasional, seperti membuka rekening bank.
Baca Juga:

Dokumen dan Kewajiban Setelah Yayasan Berdiri
Selamat! Yayasan Anda sah. Namun, kewajiban baru saja dimulai. Menjaga compliance adalah kunci kepercayaan.
Dokumen Penting yang Harus Dimiliki
- SK Pengesahan Badan Hukum Yayasan dari Kemenkumham (dokumen utama).
- Akta Pendirian beserta AD/ART yang telah disahkan.
- NPWP Yayasan.
- Surat Keterangan Domisili dari kelurahan setempat.
- Bukti pembukaan rekening bank atas nama yayasan.
Kewajiban Pelaporan Tahunan
Yayasan wajib menyusun laporan tahunan yang terdiri dari Laporan Kegiatan dan Laporan Keuangan (minimal neraca dan laporan arus kas) yang telah diperiksa oleh Pengawas. Laporan ini harus disampaikan dalam Rapat Gabungan Pembina dan Pengurus. Selain itu, untuk kepentingan transparansi publik, ringkasan laporan tahunan harus diumumkan di papan pengumuman yayasan. Kewajiban perpajakan seperti penyampaian SPT Tahunan Badan juga tidak boleh dilupakan.
Perubahan AD/ART dan Pembubaran
Jika di kemudian hari ada perubahan pengurus, alamat, atau bahkan tujuan yayasan, hal ini harus dilakukan melalui notaris dan mendapatkan pengesahan kembali dari Kemenkumham. Prosedur pembubaran yayasan juga diatur ketat oleh UU, dimana sisa kekayaan yayasan tidak boleh dibagikan kepada pendiri atau pengurus, melainkan diserahkan kepada yayasan lain dengan tujuan serupa atau negara.
Baca Juga:

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Berdasarkan pengalaman, beberapa pitfall ini sering terjadi dan menghambat proses.
Kekeliruan dalam Perumusan Anggaran Dasar
Membuat AD/ART yang terlalu umum atau justru terlalu mengikat. Misalnya, tidak merumuskan mekanisme pergantian pengurus dengan jelas, yang berpotensi menimbulkan konflik di masa depan. Konsultasikan pasal-pasal krusial ini dengan notaris yang berpengalaman.
Mengabaikan Kewajiban Administratif dan Pelaporan
Banyak yayasan "tidur" setelah berdiri. Mereka lupa membuat laporan tahunan, tidak melaporkan perubahan pengurus, atau tidak memperpanjang surat domisili. Ini bisa berakibat pada kesulitan ketika akan mengajukan proposal ke donor atau bahkan teguran dari pemerintah. Buatlah calendar reminder untuk semua kewajiban ini.
Mencampurkan Aset Pribadi dan Aset Yayasan
Ini adalah kesalahan fatal yang merusak prinsip pemisahan kekayaan. Selalu gunakan rekening bank yayasan untuk semua transaksi yang berkaitan dengan program. Transparansi keuangan adalah nadi kepercayaan dari donatur dan masyarakat. Untuk memastikan sistem manajemen yang rapi, banyak yayasan yang kemudian juga memperkuat kapasitas pengurusnya melalui pelatihan kompetensi kerja khusus pengelolaan organisasi nirlaba.
Baca Juga:

Membangun Yayasan yang Berdampak dan Berkelanjutan
Legalitas hanyalah awal. Untuk benar-benar tumbuh dan memberi dampak, yayasan perlu dikelola secara profesional.
Membangun Sistem Tata Kelola yang Kuat
Lakukan rapat rutin organ yayasan, dokumentasikan semua keputusan dalam berita acara, dan kelola keuangan dengan software akuntansi sederhana. Tata kelola yang baik akan menarik mitra strategis. Pertimbangkan untuk mendapatkan sertifikasi atau bergabung dengan jaringan yayasan untuk sharing praktik terbaik.
Mengembangkan Strategi Fundraising yang Diversifikasi
Jangan bergantung pada satu sumber donor. Kembangkan donasi individu rutin, galang dana melalui platform digital, proposal ke perusahaan, atau bahkan mengembangkan unit usaha sosial yang profitnya untuk mendukung program. Keberagaman sumber dana meningkatkan ketahanan organisasi.
Mendirikan yayasan adalah perjalanan mulia yang memadukan passion sosial dengan disiplin hukum dan manajemen. Prosedur pendirian yayasan yang benar bukanlah halangan, melainkan batu pertama untuk membangun institusi yang kredibel, transparan, dan siap menjalankan misi perubahan sosial jangka panjang. Dengan pondasi hukum yang kuat, energi dan sumber daya Anda dapat fokus pada hal yang paling penting: menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.
Apakah Anda siap mewujudkan visi sosial Anda? Jangan biarkan kerumitan prosedur mengaburkan niat baik. Tim kami di jakon.info memiliki pengalaman luas dalam mendampingi pendirian yayasan hingga tuntas, memastikan semua langkah hukum berjalan mulus sehingga Anda bisa fokus pada eksekusi program. Konsultasikan rencana Anda sekarang dan mari kita mulai langkah pertama menuju yayasan yang legal dan berdampak.
About the author
Novitasari adalah seorang konsultan bisnis berpengalaman yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pengetahuan mendalam tentang strategi bisnis dan pasar yang luas, Novitasari membantu kliennya mengidentifikasi peluang baru, menghadapi tantangan, dan mengoptimalkan kinerja bisnis mereka.
Sebagai seorang konsultan di Sio.co.id, Novitasari telah bekerja dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri. Ia memiliki latar belakang yang kuat dalam analisis data dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar, yang memungkinkannya memberikan wawasan berharga kepada klien-kliennya.
Novitasari juga dikenal karena pendekatannya yang kolaboratif dan kemampuannya untuk berkomunikasi dengan baik dengan berbagai pihak. Ia percaya bahwa kerjasama tim yang efektif adalah kunci untuk mengatasi tantangan bisnis dan mencapai hasil yang optimal.
Selain menjadi konsultan bisnis yang sukses, Novitasari juga aktif dalam berbagi pengetahuannya melalui menulis artikel untuk Sio.co.id. Artikel-artikelnya yang informatif dan berbobot telah membantu banyak pembaca untuk memahami lebih dalam tentang strategi bisnis, pengadaan tender, dan perencanaan bisnis.
Novitasari selalu bersemangat dalam mencari solusi inovatif untuk tantangan bisnis yang kompleks, dan dia terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada setiap klien yang dia layani.
Sio.co.id membantu melakukan Persiapan Tender Perusahaan
Dari perencaan mengambil bidang usaha, kualifikasi sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk Memenangkan Proyek
Butuh Bantuan Profesional?
Dapatkan pendampingan profesional dalam pengurusan Surat Ijin Alat (SIA), Surat Ijin Operatiro(SIO) dan Sertifikasi K3. Proses cepat, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku.
Novitasari
Nafa Dwi Arini
Dapatkan Layanan Prioritas dengan menghubungi tim kami
Sio.co.id sebagai konsultan bisnis, berpengalaman dalam memberikan solusi bisnis yang inovatif dan efektif untuk perusahaan di berbagai industri. Tim kami yang terdiri dari para ahli di bidang strategi, keuangan, dan operasi akan bekerja sama dengan Anda untuk mencapai tujuan bisnis Anda. Kami menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda, termasuk analisis pasar, perencanaan strategis, dan pengembangan bisnis. Dengan pengalaman kami yang luas dan metode yang teruji, kami yakin dapat membantu perusahaan Anda untuk tumbuh dan berkembang lebih sukses.
Related Articles
Banyak dicari pembaca minggu ini
Klik salah satu pencarian di bawah untuk melihat halaman layanan terkait. Jika kota Anda berbeda, konsultasikan kebutuhan Anda—kami bantu rekomendasikan halaman yang paling relevan.
Training & Sertifikasi Populer per Kota
Pilih program dan kota untuk melihat detail training dan jadwalnya.
Ahli K3 Umum
- Training Ahli K3 Umum Kab Timor Tengah Selatan
- Training Ahli K3 Umum Aceh Barat
- Training Ahli K3 Umum Aceh Barat Daya
- Training Ahli K3 Umum Aceh Besar
- Training Ahli K3 Umum Aceh Jaya
- Training Ahli K3 Umum Aceh Selatan
- Training Ahli K3 Umum Aceh Singkil
- Training Ahli K3 Umum Aceh Tamiang
- Training Ahli K3 Umum Aceh Tengah
- Training Ahli K3 Umum Aceh Tenggara
- Training Ahli K3 Umum Aceh Timur
- Training Ahli K3 Umum Aceh Utara
- Training Ahli K3 Umum Agam
- Training Ahli K3 Umum Alor
- Training Ahli K3 Umum Asahan
- Training Ahli K3 Umum Asmat
- Training Ahli K3 Umum Badung
- Training Ahli K3 Umum Balangan
- Training Ahli K3 Umum Banggai
- Training Ahli K3 Umum Banggai Kepulauan
- Training Ahli K3 Umum Banggai Laut
- Training Ahli K3 Umum Bangka
- Training Ahli K3 Umum Bangka Barat
- Training Ahli K3 Umum Bangka Selatan
- Training Ahli K3 Umum Bangka Tengah
- Training Ahli K3 Umum Bangkalan
- Training Ahli K3 Umum Bangli
- Training Ahli K3 Umum Banjar
- Training Ahli K3 Umum Bantaeng
- Training Ahli K3 Umum Banyuasin
Auditor SMK3
- Training Auditor SMK3 Kab Timor Tengah Selatan
- Training Auditor SMK3 Aceh Barat
- Training Auditor SMK3 Aceh Barat Daya
- Training Auditor SMK3 Aceh Besar
- Training Auditor SMK3 Aceh Jaya
- Training Auditor SMK3 Aceh Selatan
- Training Auditor SMK3 Aceh Singkil
- Training Auditor SMK3 Aceh Tamiang
- Training Auditor SMK3 Aceh Tengah
- Training Auditor SMK3 Aceh Tenggara
- Training Auditor SMK3 Aceh Timur
- Training Auditor SMK3 Aceh Utara
- Training Auditor SMK3 Agam
- Training Auditor SMK3 Alor
- Training Auditor SMK3 Asahan
- Training Auditor SMK3 Asmat
- Training Auditor SMK3 Badung
- Training Auditor SMK3 Balangan
- Training Auditor SMK3 Banggai
- Training Auditor SMK3 Banggai Kepulauan
- Training Auditor SMK3 Banggai Laut
- Training Auditor SMK3 Bangka
- Training Auditor SMK3 Bangka Barat
- Training Auditor SMK3 Bangka Selatan
- Training Auditor SMK3 Bangka Tengah
- Training Auditor SMK3 Bangkalan
- Training Auditor SMK3 Bangli
- Training Auditor SMK3 Banjar
- Training Auditor SMK3 Bantaeng
- Training Auditor SMK3 Banyuasin
Operator Forklift
- Training Operator Forklift Kab Timor Tengah Selatan
- Training Operator Forklift Aceh Barat
- Training Operator Forklift Aceh Barat Daya
- Training Operator Forklift Aceh Besar
- Training Operator Forklift Aceh Jaya
- Training Operator Forklift Aceh Selatan
- Training Operator Forklift Aceh Singkil
- Training Operator Forklift Aceh Tamiang
- Training Operator Forklift Aceh Tengah
- Training Operator Forklift Aceh Tenggara
- Training Operator Forklift Aceh Timur
- Training Operator Forklift Aceh Utara
- Training Operator Forklift Agam
- Training Operator Forklift Alor
- Training Operator Forklift Asahan
- Training Operator Forklift Asmat
- Training Operator Forklift Badung
- Training Operator Forklift Balangan
- Training Operator Forklift Banggai
- Training Operator Forklift Banggai Kepulauan
- Training Operator Forklift Banggai Laut
- Training Operator Forklift Bangka
- Training Operator Forklift Bangka Barat
- Training Operator Forklift Bangka Selatan
- Training Operator Forklift Bangka Tengah
- Training Operator Forklift Bangkalan
- Training Operator Forklift Bangli
- Training Operator Forklift Banjar
- Training Operator Forklift Bantaeng
- Training Operator Forklift Banyuasin
Operator Crane
- Training Operator Crane Kab Timor Tengah Selatan
- Training Operator Crane Aceh Barat
- Training Operator Crane Aceh Barat Daya
- Training Operator Crane Aceh Besar
- Training Operator Crane Aceh Jaya
- Training Operator Crane Aceh Selatan
- Training Operator Crane Aceh Singkil
- Training Operator Crane Aceh Tamiang
- Training Operator Crane Aceh Tengah
- Training Operator Crane Aceh Tenggara
- Training Operator Crane Aceh Timur
- Training Operator Crane Aceh Utara
- Training Operator Crane Agam
- Training Operator Crane Alor
- Training Operator Crane Asahan
- Training Operator Crane Asmat
- Training Operator Crane Badung
- Training Operator Crane Balangan
- Training Operator Crane Banggai
- Training Operator Crane Banggai Kepulauan
- Training Operator Crane Banggai Laut
- Training Operator Crane Bangka
- Training Operator Crane Bangka Barat
- Training Operator Crane Bangka Selatan
- Training Operator Crane Bangka Tengah
- Training Operator Crane Bangkalan
- Training Operator Crane Bangli
- Training Operator Crane Banjar
- Training Operator Crane Bantaeng
- Training Operator Crane Banyuasin
Layanan Populer per Kota
Pilih layanan dan kota untuk melihat halaman yang relevan.
SMK3 (PP 50)
- SMK3 Kab Timor Tengah Selatan
- SMK3 Aceh Barat
- SMK3 Aceh Barat Daya
- SMK3 Aceh Besar
- SMK3 Aceh Jaya
- SMK3 Aceh Selatan
- SMK3 Aceh Singkil
- SMK3 Aceh Tamiang
- SMK3 Aceh Tengah
- SMK3 Aceh Tenggara
- SMK3 Aceh Timur
- SMK3 Aceh Utara
- SMK3 Agam
- SMK3 Alor
- SMK3 Asahan
- SMK3 Asmat
- SMK3 Badung
- SMK3 Balangan
- SMK3 Banggai
- SMK3 Banggai Kepulauan
- SMK3 Banggai Laut
- SMK3 Bangka
- SMK3 Bangka Barat
- SMK3 Bangka Selatan
- SMK3 Bangka Tengah
- SMK3 Bangkalan
- SMK3 Bangli
- SMK3 Banjar
- SMK3 Bantaeng
- SMK3 Banyuasin
SIO Kemnaker
- SIO Kab Timor Tengah Selatan
- SIO Aceh Barat
- SIO Aceh Barat Daya
- SIO Aceh Besar
- SIO Aceh Jaya
- SIO Aceh Selatan
- SIO Aceh Singkil
- SIO Aceh Tamiang
- SIO Aceh Tengah
- SIO Aceh Tenggara
- SIO Aceh Timur
- SIO Aceh Utara
- SIO Agam
- SIO Alor
- SIO Asahan
- SIO Asmat
- SIO Badung
- SIO Balangan
- SIO Banggai
- SIO Banggai Kepulauan
- SIO Banggai Laut
- SIO Bangka
- SIO Bangka Barat
- SIO Bangka Selatan
- SIO Bangka Tengah
- SIO Bangkalan
- SIO Bangli
- SIO Banjar
- SIO Bantaeng
- SIO Banyuasin
SIA / Riksa Uji
- SIA Kab Timor Tengah Selatan
- SIA Aceh Barat
- SIA Aceh Barat Daya
- SIA Aceh Besar
- SIA Aceh Jaya
- SIA Aceh Selatan
- SIA Aceh Singkil
- SIA Aceh Tamiang
- SIA Aceh Tengah
- SIA Aceh Tenggara
- SIA Aceh Timur
- SIA Aceh Utara
- SIA Agam
- SIA Alor
- SIA Asahan
- SIA Asmat
- SIA Badung
- SIA Balangan
- SIA Banggai
- SIA Banggai Kepulauan
- SIA Banggai Laut
- SIA Bangka
- SIA Bangka Barat
- SIA Bangka Selatan
- SIA Bangka Tengah
- SIA Bangkalan
- SIA Bangli
- SIA Banjar
- SIA Bantaeng
- SIA Banyuasin
Layanan Penerbitan Ijin Badan Usaha dari urusizin.co.id
Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda dengan berbagai sertifikasi resmi yang diakui pemerintah dan industri.
SBUJK Jasa Konstruksi
Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah.
Pelajari Lebih LanjutSBUJPTL
Raih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik.
Pelajari Lebih LanjutSKK Konstruksi
Tingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif.
Pelajari Lebih LanjutBantuan CSMS Migas/Pertamina/PLN
Pastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 9001
Tingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 14001
Jadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 27001
Lindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 37001
Perangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 45001
Prioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan.
Pelajari Lebih Lanjut