Manual Handling, Lebih Baik Menarik atau Mendorong? Sepele Tetapi Fatal
Novitasari
1 day ago

Manual Handling, Lebih Baik Menarik atau Mendorong? Sepele Tetapi Fatal

Memindahkan beban secara manual perlu dilakukan dengan baik dan benar. Dalam memindahkan beban erat kaitannya dengan keadaan Safety. Namun anggapan yang sering muncul misalnya berapa beban yang dapat diangkat dan masih bisa diterima tubuh? Apa akibatnya jika tidak menggunakan teknik ketika memindahkan beban melebihi berat maksimum secara manual?

Tanpa disadari memindahkan beban dengan cara mengangkat dengan membungkuk, padahal membungkuk berisiko mengalami cedera punggung. Hal ini dialami karena beban yang diangkat memiliki berat melebihi keterterimaan tubuh dan teknik yang salah. Petugas K3 perlu melakukan inspeksi barang yang akan dipindahkan secara acak dan berkala untuk menentukan alat bantu yang sesuai untuk digunakan misalnya forklift, handlift, trolly atau alat bantu lainnya.

Berdasarkan Society of Occupational Medicine, gangguan musculoskeletal secara konsisten menjadi jenis penyakit akibat kerja yang paling sering dilaporkan, lebih dari 2/5 menderita ganguan pada punggung berupa nyeri yang muncul pada aktifitas yang melibatkan memindahkan beban yang berat tanpa alat bantu.

Apa itu Manual Handling ?

Aktifitas memindahkan beban tanpa atau dengan menggunakan alat bantu istilah kerennya adalah Manual Handling. Aktifitas ini meliputi mengangkat, mengangkut, menarik, mendorong, menggelindingkan dan menahan. Gerakan secara kontinyue atau berulang dengan ritme misalnya seperti menyortir, mengepak barang, dan mengetik. Apabila salah satu dari kegiatan tersebut tidak dilakukan dengan tepat, maka kemungkinan akan menimbulkan risiko cedera. Pemindahan beban secara manual menyebabkan gangguan otot rangka.

Meskipun aktifitas dengan Manual Handling tidak selalu berbahaya, namun perlu untuk mencermati kenyataannya bahwa kesehatan dan keselamatan kerja disebabkan oleh faktor Manual Handling.

Penyebab cedera yang sering ditemui seperti, cedera otot, cedera tendon, hernia, radang otot, keseleo, ganguan sendi dan tulang, bahkan penyakit kronis lainnya. Hal ini ditimbulkan Manual Handling ditempat kerja secara langsung atau terakumulasi dalam jangka waktu tertentu.

Berapa berat beban yang dapat diangkat dan masih bisa diterima tubuh?

Kemampuan dalam melakukan gerakan untuk memindahkan beban setiap tubuh pasti berbeda. Perbedaan bentuk beban, jarak angkat, tinggi angkat beban dan posisi ketinggian beban pada saa diangkat menjadi faktor juga untuk menentukan berat beban maksimum yang dapat diterima tubuh.

Beberapa acuan berat beban maksimum secara umum yang dapat digunakan untuk penanganan secara manual yaitu :

  1. Berat beban maksimum tidak lebih dari 4.5 kg, saat posisi duduk.
  2. Berat beban maksimum antara 16 55 kg, disarankan untuk menggunakan alat bantu atau memindahkan beban dengan tim.
  3. Berat beban lebik dari 55 kg, tidak diperbolehkan untuk memindahkan sendiri dan memerlukan alat bantu.

Kiat Manual Handling yang aman

Mengidentifikasi aktifitas Manual Handling yang akan dilakukan.

Sebelum melakukan aktifitas Manual Handling, pastikan berat beban yang diangkat, Apakah di perlukan bantuan alat atau tim? Pastikan penghalang atau hambatan seperti pembungkus benda perlu dihilangkan atau tidak. Apabila jarak pemindahan beban jauh, perlu untuk beristirahat sejenak dengan menurunkan beban pada meja atau kursi untuk mengubah posisi pegangan.

1. Posisikan tubuh untuk berjongkok.

Tulang punggung harus tegak ketika mengangkat beban. Tekuk lutut dan angkat beban dengan posisi tangan sedekat mungkin dengan tubuh. Pijakan kaki dengan stabil agar berat beban juga dapat diserap oleh otot kaki.

2. Pentingnya kestabilan tubuh saat bergerak.

Memakai pakaian yang nyaman dan alas kaki juga dapat mempengaruhi kestabilan tubuh saat bergerak. Menjaga tinggi beban sejajar dengan pinggang, ketika beban diangkat jangan memberikan gerakan secara spontan pada tubuh. Atur jarak pandang agar bebas dari hambatan dan kondisi lingkungan kerja terbebas dari gangguan.

3. Pastikan beban yang diangkat tidak melebihi berat maksimum.

Gunakan bantuan alat atau rekan kerja apabila ragu untuk mengangkat beban. Penanganan dalam memindahkan beban dengan menggunakan alat bantu perlu dicermati apakah lebih baik menarik atau mendorong?

Secara umum menarik atau mendorong memiliki tekanan yang sama pada area rongga perut. Saat menarik beban tubuh melibatkan otot lengan dan tekanan perut. Risiko cidera pada bahu dan punggung lebih besar saat menarik barang. Ketika menarik beban, orang sulit melihat ke depan. Beban yang ditarik dapat menabrak pergelangan kaki yang akan terluka atau mengalami cidera termasuk keseleo.

Saat mendorong beban, tenaga yang dikeluarkan tersalurkan ke seluruh tubuh.Hal ini juga harus dipastikan mendorong beban dengan posisi aman? Posisi yang aman dengan postur menyandarkan tubuh ke arah beban yang akan didorong. Lutut harus sedikit ditekuk serta bertumpu pada kaki dan berat tubuh untuk mendorong. Posisikan punggung dalam keadaan tegak dan tidak membungkuk. Kerahkan otot paha yang merupakan otot terkuat pada struktur tubuh manusia. Beban yang didorong berada pada posisi di bawah pandangan mata agar terhindar dari tubrukan.

4. Edukasi pekerja secara berkala.

Pastikan pekerja mendapatkan pengetahuan terkait manual handling, agar pada proses pelaksanaan tidak terjadi cedera akibat aktifitas Manual handling.

Sebagian besar aktifitas Manual Handling mendorong lebih disukai. Saat mendorong, menghasilkan lebih banyak kekuatan, daripada menarik. Hal ini dikarenakan postur yang dialami saat mendorong dan perekrutan otot. Ini tergantung situasi. Mendorong memungkinkan pekerja untuk melihat ke mana mereka pergi, tetapi apabila beban dengan jalan yang menanjak, ada kemungkinan orang tersebut tertimpa beban. Menarik beban sambil memutar bahu akan mengurangi kemungkinan tertabrak apabila dalam kondisi menanjak, akan tetapi meningkatkan potensi keparahan cedera pada bahu, tulang belakang atau pergelangan kaki saat mengerahkan kekuatan dalam posisi yang tidak menguntungkan.

Pilihan menarik atau mendorong dalam aktifitas Manual Handling tergantung pada sudut permukaan, koefisien gesekan, distribusi beban/beban, dan jenis peralatan. Kombinasi keduanya adalah pilihan yang tepat dengan mulai mendorong beban dan kemudian bergantian antara mendorong dan menarik atau pun sebaliknya.

About the author
Sebagai penulis artikel di sio.co.id

Novitasari

Novitasari adalah seorang konsultan bisnis berpengalaman yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pengetahuan mendalam tentang strategi bisnis dan pasar yang luas, Novitasari membantu kliennya mengidentifikasi peluang baru, menghadapi tantangan, dan mengoptimalkan kinerja bisnis mereka.

Sebagai seorang konsultan di Sio.co.id, Novitasari telah bekerja dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri. Ia memiliki latar belakang yang kuat dalam analisis data dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar, yang memungkinkannya memberikan wawasan berharga kepada klien-kliennya.

Novitasari juga dikenal karena pendekatannya yang kolaboratif dan kemampuannya untuk berkomunikasi dengan baik dengan berbagai pihak. Ia percaya bahwa kerjasama tim yang efektif adalah kunci untuk mengatasi tantangan bisnis dan mencapai hasil yang optimal.

Selain menjadi konsultan bisnis yang sukses, Novitasari juga aktif dalam berbagi pengetahuannya melalui menulis artikel untuk Sio.co.id. Artikel-artikelnya yang informatif dan berbobot telah membantu banyak pembaca untuk memahami lebih dalam tentang strategi bisnis, pengadaan tender, dan perencanaan bisnis.

Novitasari selalu bersemangat dalam mencari solusi inovatif untuk tantangan bisnis yang kompleks, dan dia terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada setiap klien yang dia layani.

Sio.co.id membantu melakukan Persiapan Tender Perusahaan

Dari perencaan mengambil bidang usaha, kualifikasi sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk Memenangkan Proyek

Butuh Bantuan Profesional?

Dapatkan pendampingan profesional dalam pengurusan Surat Ijin Alat (SIA), Surat Ijin Operatiro(SIO) dan Sertifikasi K3. Proses cepat, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku.

Dapatkan Layanan Prioritas dengan menghubungi tim kami

Sio.co.id sebagai konsultan bisnis, berpengalaman dalam memberikan solusi bisnis yang inovatif dan efektif untuk perusahaan di berbagai industri. Tim kami yang terdiri dari para ahli di bidang strategi, keuangan, dan operasi akan bekerja sama dengan Anda untuk mencapai tujuan bisnis Anda. Kami menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda, termasuk analisis pasar, perencanaan strategis, dan pengembangan bisnis. Dengan pengalaman kami yang luas dan metode yang teruji, kami yakin dapat membantu perusahaan Anda untuk tumbuh dan berkembang lebih sukses.

Related Articles

Pencarian Populer

Banyak dicari pembaca minggu ini

Klik salah satu pencarian di bawah untuk melihat halaman layanan terkait. Jika kota Anda berbeda, konsultasikan kebutuhan Anda—kami bantu rekomendasikan halaman yang paling relevan.

Training & Sertifikasi Populer per Kota

Pilih program dan kota untuk melihat detail training dan jadwalnya.

Layanan Populer per Kota

Pilih layanan dan kota untuk melihat halaman yang relevan.

Layanan Penerbitan Ijin Badan Usaha dari urusizin.co.id

Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda dengan berbagai sertifikasi resmi yang diakui pemerintah dan industri.

SBUJK Jasa Konstruksi

Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah.

Pelajari Lebih Lanjut
SBUJPTL

Raih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik.

Pelajari Lebih Lanjut
SKK Konstruksi

Tingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif.

Pelajari Lebih Lanjut
Bantuan CSMS Migas/Pertamina/PLN

Pastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan.

Pelajari Lebih Lanjut
Sertifikat ISO 9001

Tingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan.

Pelajari Lebih Lanjut
Sertifikat ISO 14001

Jadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan.

Pelajari Lebih Lanjut
Sertifikat ISO 27001

Lindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi.

Pelajari Lebih Lanjut
Sertifikat ISO 37001

Perangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap.

Pelajari Lebih Lanjut
Sertifikat ISO 45001

Prioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan.

Pelajari Lebih Lanjut